Jelang debat kedua, TKN: Jokowi tak tampil monoton

REPORTED BY: Insan Praditya

Jelang debat kedua, TKN: Jokowi tak tampil monoton Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani mengatakan debat kedua Pilpres 17 Februari 2019 Calon Presiden Joko Widodo tak tampil monoton. Ia mengatakan dalam debat kedua nanti, Jokowi bisa saja tampil ofensif atau tidak bahkan tampil dengan kejutan.

"Tidak menutup kemungkinan, karena ya itulah dinamika, kadang-kadang memang perlu ofensif tapi kadang kadang ya sudah enggak perlu ofensif. Ya InsyaAllah pak Jokowi akan tampil dengan kejutan. Jadi tidak gaya monoton," kata Arsul saat ditemui wartawan di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (12/02/2019).

Arsul mengatakan pihak TKN sudah mengkompilasikan materi debat dibantu oleh tim ahli. Ia mengatakan materi debat yang sudah disiapkan, hanya akan diperbaharui oleh capres petahana Joko Widodo dan diberi masukan supaya lebih fokus.

"Kalau soal materi, itu kan TKN kan memang dari awal sudah mengkomplisi itu, dibantu tentu oleh para tim ahli itu. Nah tinggal kemudian karena bahannya sudah kita siapkan dari awal, adalah kemudian me-refresh, memberi masukan saja kepada pak Jokowi, ini pak yang kurang lebih jadi fokus," ujarnya.

Arsul mengatakan menjelang debat kedua Jokowi sudah mulai melakukan simulasi debat. Ia mengatakan simulasi debat dengan tema energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup melibatkan anggota TKN dan para ahli yang memiliki latarbelakang terkait tema tersebut.

"Saya kira karena ini tinggal seminggu lagi sudah dimulai juga dengan simulai debat, hanya karena ini topiknya soal energi pangan infrastruktur tentu yang terlibat temen-temen di TKN dan para ahli yang memang punya background soal itu," tuturnya.

Saat ditanya tim ahli Jokowi-Ma'ruf pada debat kedua nanti, Arsul enggan membeberkan nama-nama anggota tim ahli tersebut.

"Para ahlinya saya tidak ingin menyebut," katanya.

Selanjutnya, Arsul mengatakan dalam debat kedua, Jokowi akan menyampaikan apa yang sedang dan akan dikerjakan untuk Indonesia. Selain itu, menurutnya Jokowi akan menyampaikan dampak ekonomis dari penguasaan saham PT Freeport Indonesia.

"Ya kan tadi seperti yang saya katakan, apa yang telah sedang dan akan dikerjakan. Nah yang sedang ya itu yang terkait dengan pencapaian dengan pemerintahan sekarang. Tentu bukan soal bahwa freeport kepemilikan sahamnya sudah mayoritas dikuasai oleh pihak Indonesia. Tetapi yang akan disampaikan adalah sebetulnya dampak ekonomis, nilai strategisnya dengan penguasaan saham Freeport dalam jumlah yang mayoritas," jelasnya.

Fahri Hamzah curiga tarif MRT akan mahal
Jerman nilai Rusia dibutuhkan dalam penyelesaian konflik Suriah
Fahri: Curhatan Jokowi persempit dukungan masyarakat
Mahathir Mohamad: Israel seperti perampok
IHSG akan terkoreksi wajar hari ini
Krakatau Steel siap kooperatif dengan KPK
Pemburuan liar semakin marak, Walhi desak pemerintah segera selamatkan Orang Utan
GARBI: Jangan golput, pilih saja figur yang berpengalaman
Jokowi-Ma'ruf kampanye terbuka perdana di Banten
Ini isi tuntutan aktivis lingkungan untuk elit politik
Kubu Prabowo beri pembelaan atas pemecatan guru honorer pose dua jari
Es mencair, puluhan jenazah pendaki di Puncak Everest muncul
Dicoret di dua kabupaten, ini respons Partai Berkarya
BPN yakin sosok Sandiaga Uno mampu lampaui elektabilitas petahana
Impor bawang putih dinilai bakal turunkan elektabilitas Jokowi
Fetching news ...