Tanggapan Jokowi atas kebocoran anggaran dinilai blunder oleh kubu Prabowo

REPORTED BY: Insan Praditya

Tanggapan Jokowi atas kebocoran anggaran dinilai blunder oleh kubu Prabowo Presiden RI, Joko WIdodo

Anggota Dewan pakar Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Drajad Wibowo menilai pernyataan Presiden RI Joko Widodo blunder soal  data kebocoran anggaran negara yang disebut Prabowo Subianto sebesar 25% atau Rp500 triliun. Dia menilai Jokowi kekurangan informasi atas tuduhan Prabowo itu.

"Pernyataan Presiden Jokowi tersebut lagi-lagi membuktikan bahwa beliau tidak mendapat masukan yang benar. Akibatnya, beliau terjerumus ke pernyataan blunder yang bertentangan dengan fakta," katanya kepada wartawan, Jakarta, Selasa (12/02/2019). 

Lebih lanjut, Dradjad mengungkit pertemuan KPK dengan Wantimpres pada April 2017. Ia menyatakan ketika itu, Ketua Wantimpres, Sri Adiningsih menyebut ada kebocoran anggaran sebesar 20-40%,

"Faktanya, pada tanggal 3 April 2017, KPK mengadakan pertemuan dengan Wantimpres. Seusai pertemuan, Ketua Wantimpres menyampaikan korupsi kebocoran keuangan bisa mencapai 20-40%. Mungkin konteksnya adalah korupsi di daerah," jelasnya.

"Tapi Komisioner KPK Alexander Marwata sesuai pertemuan itu justru merujuk ke korupsi e-KTP dengan menyebut kebocoran hampir 50 persen," tambahnya.

Dia menilai seharusnya informasi tersebut disampaikan Wantimpres kepada Jokowi. Mengingat tugas Wantimpres adalah memberikan masukan dan pertimbangan kepada presiden. 

"Saya tidak tahu apakah Wantimpres pernah menulis pertimbangan kepada Presiden. Atau apakah mereka pernah meminta Presiden memerintahkan Polri dan Kejagung menindaklanjuti? Yang jelas, Wantimpres bertugas memberi pertimbangan kepada Presiden," jelasnya.

"Jadi jangan salahkan pesaing politik jika banyak elemen masyarakat yang meragukan kredibilitas pak Jokowi. Tim di sekitar beliau gagal memberi masukan yang benar," imbuh Dradjad.

Sebelumnya, Presiden RI Jokowi kembali mempertanyakan tudingan kebocoran anggaran yang disampaikan Prabowo. Dia meminta Prabowo tak asal menuding mengenai bukti adanya kebocoran anggaran sebesar Rp500 triliun itu.

 

Fahri Hamzah curiga tarif MRT akan mahal
Jerman nilai Rusia dibutuhkan dalam penyelesaian konflik Suriah
Fahri: Curhatan Jokowi persempit dukungan masyarakat
Mahathir Mohamad: Israel seperti perampok
IHSG akan terkoreksi wajar hari ini
Krakatau Steel siap kooperatif dengan KPK
Pemburuan liar semakin marak, Walhi desak pemerintah segera selamatkan Orang Utan
GARBI: Jangan golput, pilih saja figur yang berpengalaman
Jokowi-Ma'ruf kampanye terbuka perdana di Banten
Ini isi tuntutan aktivis lingkungan untuk elit politik
Kubu Prabowo beri pembelaan atas pemecatan guru honorer pose dua jari
Es mencair, puluhan jenazah pendaki di Puncak Everest muncul
Dicoret di dua kabupaten, ini respons Partai Berkarya
BPN yakin sosok Sandiaga Uno mampu lampaui elektabilitas petahana
Impor bawang putih dinilai bakal turunkan elektabilitas Jokowi
Fetching news ...