News

Piala Dunia 2018 segera bergulir, Rusia maksimalkan sistem keamanan

REPORTED BY: Siti Dzakiyyah

Piala Dunia 2018 segera bergulir, Rusia maksimalkan sistem keamanan

Rusia menjadi tuan rumah kompetisi terbesar Piala Dunia 2018 yang diselenggarakan mulai 14 juni sampai final 15 juli 2018 mendatang. Perhelatan akbar ini adalah hal yang bersejarah bagi Rusia karena untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah piala dunia, dan kali pertama pula bagi negara Eropa Timur mejadi tempat penyelenggaraan turnamen  yang diikuti tak ruang 32 negara dari seantero jagat.

Seiring dengan dekatnya pembukaan Piala Dunia 2018, pemerintah Rusia pun tak main-main soal keamanan selama diselenggarakannya turnamen akbar ini.

Pemerintah Rusia menghabiskan lebih dari USD 14,2 miliar atau setara dengan 198,3 triliun. Dana tersebut digunakan untuk membangun dan memperbaiki stadion dan infrastruktur transportasi, dan keamanan.

Aspek keamanan menjadi prioritas pemerintah Rusia untuk mengantisipasi kemungkinan potensi ancaman baik yang datang dari darat, laut maupun udara.

Ancaman keamanan dapat terjadi dari dalam negeri diantaranya adalah sekelompok Paratis Kaukskus Utara yang kerap kali melakukan serangan bom bunuh diri, kemungkinan keterlibatan militer Suriah memicu kelompok radikal Islam dari berbagai tempat menyerang rusia.

Rusia sangat sadar akan kemungkinan ancaman. Sehingga, aparat keamanan sudah memetakan potensi gangguan pada gelaran Piala Dunia 2018, aparat keamanan juga memberlakukan fan id bagi supporter dan penonton pertandingan sehingga dapat mendeteksi setiap orang yang datang untuk menyaksikan Piala dunia.

Seperti yang dilansir dari berbagai sumber, pemerintah Rusia mengerahkan semua sektor keamanannya untuk menjaga Piala 2018. Tentara Keamanan Nasional, Federal Security Service (FSB), dan polisi lokal mengamankan situasi jalan raya dan tempat-tempat publik. Diperkirakan Rusia mengerahkan lebih dari 80.000 tenaga keamanan sepanjang event ini.

Untuk menambah peningkatan keamananya pemerintah Rusia mengandalkan kecanggihan teknologi, seperti memakai protokol Jupiter G-3 di Piala Dunia 2018. Teknologi ini mampu melihat dengan tepat koordinasi kendaraan di jalan raya. Jadi, jika ada kendaraan yang sedikit mencurigakan, otoritas keamanan langsung bisa menangani.

Selain itu, Rusia menambah 4.000 CCTV diberbagai titik. Pemasangan 3.000  CCTV baru telah dipasang di Stadion Luzhniki yang menjadi  stadion pembuka Piala Dunia.

Kemudian terdapat sekitar 900 variasi sendor, scanner, monitor dan detector yang sudah terpasang di area stadion, ditambah enam check-point dengan 39 jalur pemeriksaan untuk mengawasi kendaraan, dan ada tujuh check point yang dilengkapi  427 titik pos penjagaan yang didirikan di area pedestrian.

Sidang korupsi dana pensiun Pertamina, Edward sebut jaksa berbelit-belit
Kubu Prabowo sebut banyak janji Jokowi yang belum terlaksana
Hasto sayangkan politisasi kaum difabel untuk respons Ma'ruf Amin
Rizal Ramli tuding pemerintah terdahulu ogah-ogahan urus BPJS
TKN isyaratkan Demokrat lompat ke Jokowi-Ma'ruf
Legislator: Ada nostalgia di buku nikah
Survei: Pemilih lebih ikuti tokoh agama daripada politisi
Kubu Prabowo: Habieb Rizieq korban fitnah
PDIP akan laporkan pemasangan poster Jokowi Raja ke Bawaslu
Kubu Prabowo nilai kubu Jokowi sering serang dengan isu-isu aneh
Prabowo-Sandi tiga kali minta maaf, PSI: Musti taubat dan hijrah
Irlandia selidiki pengakuan tiga pilot yang lihat piring terbang
PDI sebut 'poster Jokowi raja' jurus baru kampanye hitam
Mahathir Mohamad temui Vladimir Putin bahas jet tempur
Fahri Hamzah resmikan program magang ke Jepang
Fetching news ...