DPR nilai misi perdamaian sebagai modal Indonesia

REPORTED BY: Insan Praditya

DPR nilai misi perdamaian sebagai modal Indonesia Gedung DPR-MPR RI

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Asril Hamzah Tanjung menilai hadirnya Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI atau yang lebih akrab disebut Indonesia Peace and Security Center (IPSC) adalah modal Indonesia.untuk berpartisipasi dalam perdamaian dunia. Menurutnya, dunia internasional saat ini sangat menaruh harapan besar kepada kontribusi Indonesia sebagai Negara Peacekeeping.

Hal itu diungkapkan usai memimpin pertemuan dengan Komandan Pasukan Siaga Operasi TNI beserta jajaran, terkait pengawasan terhadap peran dan capaian IPSC dalam Penguatan Misi Perdamaian Dunia, serta Dukungan Kesiapan Sarana dan Prasarananya, di Auditorium Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) Sentul, Bogor, Selasa (11/12/2018).

“Jadi inilah yang akan kita kaji, apalagi ke depannya karena masa kan akan berubah terus, 50 tahun akan berubah terus, mudah-mudahan dengan adanya ini, base building kita akan semakin tahu, dan itu semakin bagus, karena kita sangat diharapkan oleh dunia international,”katanya.

Sebelumnya, dalam paparan dijelaskan bahwa IPSC memiliki target pengiriman peacekeeper sebanyak 4000 personil. Oleh karena itu, Asril mengaku mendukung sekecil apapun bentuk formula yang disiapkan oleh IPSC untuk mencapai target tersebut.

 Sementara itu, Anggota Komisi I DPR RI Bobby Adhityo Rizaldi Menilai bahwa downsizing sempat membuat target persiapan pengiriman peacekeeper Indonesia sebanyak 4000 orang hampir meleset, beruntung hal ini dapat diatasi. Maka dari itu, IPSC saat ini sangat berhati-hati sekali dalam memastikan keberangkatan para personil Peacekeeper.

Bobby juga menyatakan soal rules of engagement yang sudah dimandatkan oleh PBB. Menurutnya Peacekeeper Indonesia, selain memiliki kemampuan menjaga perdamaian, mereka juga pasukan yang siap untuk bertempur.

“Jadi walaupun itu hanya peacekeeping organization, tapi kemampuan personil yang dikirim sudah sampai untuk ada combat-nya, itu yang paling utama,”ungkapnya.

IPSC atau PMPP merupakan fasilitas pelatihan dan perkantoran berbagai institusi keamanan, kementerian/lembaga, baik sipil maupun militer. IPSC/PMPP diresmikan pada tanggal 7 April 2014 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Turut hadir Anggota Komisi I lainnya dalam kunjungan tersebut Rachel Maryam (F-Gerindra), Ahmad Muzani (F-Gerindra), Andika Pandu Puragabaya (F-Gerindra), Sjarifuddin Hasan (F-PAN), Hari Kartana (F-PD), Arvin Hakim Thoha (F-PKB), dan Yachobus Jacki Uly (F-Nasdem).

Polemik pembangunan tol, Fahri Hamzah: itu tol punya swasta
IHSG diprediksi menguat, perhatikan rekomendasi saham ini
Cinta dan kemandirian
Segmen debat capres yang bakal paling menarik
Jokowi-Ma'ruf tak akan tanya kasus personal Prabowo saat debat
DPR desak pemerintah jaga keamanan Laut Cina Selatan
Ini elektabilitas kedua capres menurut Charta Politika
TKN: Jokowi-Ma'ruf ikuti latihan debat
Jokowi pilih kostum khusus saat debat dengan Prabowo
Demokrat nilai pembentukan TGPF Novel sarat kepentingan politik Jokowi
Fahri Hamzah: Debat pilpres jangan seperti lomba cerdas cermat
Jelang debat, Zulkifli Hasan sarankan Prabowo-Sandi santai-santai
Rizal Ramli tak percaya lembaga survei
Ignasius Jonan mangkir, DPR kecewa
Anggota DPR banyak tak lapor harta kekayaan, ini kata sang Ketua
Fetching news ...