Kubu Prabowo nilai kubu Jokowi sering serang dengan isu-isu aneh

REPORTED BY: Insan Praditya

Kubu Prabowo nilai kubu Jokowi sering serang dengan isu-isu aneh Kubu Prabowo

Ketua DPP Partai Gerindra Sodik Mudjahid mengatakan kubu Prabowo-Sandi dilelahkan dengan serangan isu-isu aneh seperti halnya Tampang Boyolali. Ia mengatakan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto pada saat itu menjelaskan kesengajaan ekonomi, tetapi pihak lain mempermasalahkan guyonan Prabowo tentang Tampang Boyolali.

"Tapi di lapangan kami disibukkan dan dilelahkan dengan serangan-serangan yang aneh-aneh. Prabowo bicara tentang kesenjangan ekonomi dan tentang penguasaan aset bangsa oleh asing, yang di persoalkan bukan tentang hal tersebut tapi tentang Guyonan Prabowo sebagai simbol masyarakat yakni tampang Boyolali," kata Sodik saat dihubungi wartawan, Rabu (13/11/2018).

Sodik mengatakan tim sukses Jokowi-Ma'ruf menyerang kubu Prabowo dengan hal-hal kecil. Sebab, menurutnya, Kubu Joko tidak siap menjawab janji-janji kampanye pada tahun 2014 lalu.

"Kami sekarang berfikir bahwa tim Jokowi mensibukkan kami dengan hal-hal kecil begitu karena mereka tidak siap menjawab kebohongan janji-janji kampanye tahun 2014," ujarnya.

Ia menilai juru debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi ini juga mengatakan Kubu Jokowi sepertinya tidak siap untuk mendiskusikan visi misi dan program. Oleh karena itu, menurutnya Kubu Jokowi menyerang kubu oposisi dengan isu yang aneh-aneh.

"Yang kami tanyakan dan karena mereka tidak siap untuk diskusi visi misi dan program. sekarang sibukan kami dengan hal-hal ece-ece. Dan sekarang kami tidak akan layani yang ece-ece," jelasnya.

Selanjutnya, Sodik menyetujui kampanye itu sebagai ajang adu visi misi dan program. Ia mengatakan Gerindra sudahsejak lama mempersiapkan konsep Paradoks Indonesia serta visi misi dan program Indonesia kedepannya.

"Untuk bekal kampanya jauh-jauh sebelumnya Gerindra siapkan konsep Paradoks Indonesia beserta visi Indonesia ke depan dan program-programnya," pungkasnya.

AJI Jakarta kecam kekerasan massa terhadap dua jurnalis saat liput penyerangan Mapolsek
Ada cawapres bakal diperiksa KPK, siapa dia?
Ini kata DPR soal utang PLN yang menumpuk
Wacana dekriminalisasi pengguna narkoba dalam RUU
TKN sambut baik PAN Sumsel yang membelot ke Jokowi
 Gerindra minta pemerintah lakukan audit E-KTP yang tercecer di Duren Sawit
PWJ desak usut tuntas pengeroyok wartawan di Polsek Ciracas
Komisi II nyatakan pentingnya netralitas PNS Banten
Bank BRI raih penghargaan tata kelola perusahaan terbaik
DPR nilai misi perdamaian sebagai modal Indonesia
Gerindra apresiasi pengakuan La Nyalla Mahmud yang sebar isu Jokowi PKI
IHSG menguat, namun saham dua perusahaan ini ajlok
DPR belum putuskan bentuk Pansus bahas e-KTP
DPR: saatnya fokus pada daerah kepulauan
Tips beli produk Puma original dengan harga murah
Fetching news ...